|
Aktivasi Otak Tengah |
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 05 November 2010 00:00 |
|
Baru-baru ini di masyarakat marak terdapat fenomena yang membuat orang merasa ingin tahu dan merasa gelisah. Yaitu beberapa anak-anak setelah melalui suatu pelajaran dan pelatihan khusus, dapat melihat benda sambil menutup mata, membaca tulisan dan lain sebagainya. Sehingga membuat banyak orang merasa bingung. Menuai berbagai macam reaksi; ada yang sangat gembira, ada juga yang menganggap sebagai aliran sesat juga ada yang menganggap sejenis tipu muslihat baru untuk menipu uang orang banyak. Apakah sebenarnya penjelasan dari kejadian seperti ini? Bila merupakan muslihat penipuan, mengapa tidak ada orang yang menguaknya? Bila benar-benar merupakan pengembangan daya otak, mengapa dengan menutup mata dapat melihat benda? Tidak menggunakan mata dapat melihat benda bukankah sebuah fenomena yang menyesatkan?
|
|
Last Updated on Tuesday, 15 December 2009 05:30 |
|
Read more...
|
|
|
Manfaat Jangka Panjang |
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 05 November 2009 00:00 |
Setelah melalaui berbagai perbincangan dengan para orang tua peserta pelatihan, didapat beberapa hal seputar harapan orang tua yang cenderung lebih menitik beratkan pada harapan akan hasil yang lebih baik pada nilai sekolah anak. Banyak orang tua merasa kecewa (di luar Indonesia), ketika raport anak dibagikan dan tidak menunjukkan peningkatan di 3 bulan selepas pelatihan.
|
|
Last Updated on Tuesday, 15 December 2009 05:39 |
|
Read more...
|
|
Introduction |
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 05 November 2009 00:00 |
INTRODUCTION
Sekarang setiap orang bias menjadi genius
Memperkenalkan “Pelatihan Otak Tengah”
Apa yang kita bisa lihat saat ini adalah terobosan paling muthakhir dari penelitian otak manusia. Sebagaima kita ketahui bersama, bahwa hampir lebih dari 95% otak manusia tidak dipakai. Sebagian dari kita menggunakan tidak lebih dari 3% kemampuan otak manusia dan membawa 97% lainnya ke liang kubur. Menurut para ilmuwan, Eisntein (Sang Genius) sendiri, tidak menggunakan lebih dari 10% kemampuan otaknya.
|
|
Last Updated on Tuesday, 15 December 2009 07:20 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
|